Episode
Sinopsis
Jack Leonardo membuka sebuah kedai pangsit. Dia sangat menyukai kehidupan sederhana di kota ini—setiap hari ia memasak, mengobrol santai dengan teman lama, lalu mendengar pujian dari para pelanggan. Jika merasa lelah, dia bisa menutup kedainya kapan saja, bahkan libur selama belasan hari. Banyak orang menganggapnya aneh, termasuk putranya sendiri, Indra Leonardo, yang bertanya: "Ayah, aku sudah mengumpulkan kekayaan hingga miliaran. Kenapa masih bertahan dengan kedai pangsit yang sudah usang ini?" "Miliaran itu banyak?" tanya sang Ayah. "Tentu saja! Uang itu cukup untuk membeli seratus kedai pangsit seperti milikmu, bahkan lebih!" jawab Indra. "Tidak. Dengan 10 miliar itu, kau bahkan tidak bisa membeli satu butir pangsit pun." jawab Jack. Indra merasa ayahnya benar-benar tak bisa diubah. Namun, saat ia menoleh ke belakang, barulah dia menyadari—CEO aliansi keuangan, bankir Wall Street, ketua asosiasi sekuritas, dan berbagai tokoh besar lainnya telah mengantre panjang hanya untuk mencicipi semangkuk pangsit dari kedai ayahnya.
Mungkin Anda Suka
Sampai Ep 97Lahir Kembali di Tahun 1990FlexTV
Sampai Ep 60Terikat Sang Pangeran VampirFlexTV
Sampai Ep 5030 Tahun Beku: Tak Ada AmpunFlexTV
Sampai Ep 54Pernikahan Batal, Takdir Baru DimulaiFlexTV
Sampai Ep 49Mawar Cantik yang BerbahayaFlexTV
Sampai Ep 78Reinkarnasi Si Buah HatiFlexTV
Sampai Ep 80Janji SetiaFlexTV
Sampai Ep 50MahkotaFlexTV
Sampai Ep 82Ibu Tiri Tahun 80anFlexTV
Sampai Ep 53Tak Sengaja Menikahi CEOFlexTV
Sampai Ep 60Dimanajakan oleh Suami CEO-kuFlexTV
Sampai Ep 211984: Dari Kacau ke Bersih-bersihFlexTV